Directadmin – Domain Setup / Domain Add ON

Domain Setup pada directadmin merupakan salah satu menu yang menunjukkan informasi mengenai domain apa saja yang sedang terpasang di hosting panel anda.

Menunya ada dimana? perhatikan gambar dibwah

PusatHosting Domain Setup

Detail dibawah

PusatHosting Domain Setup Detail

Terlihat bahwa terdapat tiga buah domain yang berada pada panel hosting ini, Untuk menambah cukup anda memilih menu Add Another Domain atau untuk merubah domain dengn tidak merubah data yang ada pada domain sebelumnya bisa dilakukan dengan menu Change a Domain Name.

Sistem ini disebut juga sebagai Add On domain artinya dalam satu panel hosting bisa anda isi lebih dari satu domain.

Incoming search terms for the article:

Hati-hati ada yang mengintip data di Komputer anda

Ada yang bilang ini namanya default share, yaitu share yang secara automatis dibuat oleh system operasi berbasis windows NT/2000/XP/2003. Fungsinya, sama persis sperti system sharing pada umumnya memungkinkan proses pengaksesan data dari tempat lain, komputer lain atau dimana saja dengan catatan masih terhubung dengan LAN/WAN. Default share ini atau saya singkat saja ya DS ini terselubung artinya DS ini hidden atau tidak kasat mata.

Dimana posisi DS?

Anda mau mencoba, silahakan, mari kita coba.

Lakukan langkah-langkah sebagai berikut

-         Pastikan anda sudah mendapatkan informasi mengenai komputer yang sedang anda pakai saat ini yaitu berupa Computer Name (CN) atau IP Address.

-         Contoh nama computer saya adalah hadipc dengan IP Address 172.10.62.115

-         Lakukan START -> RUN masukan \\hadipc\d$ atau \\172.10.62.115\d$

Apa artinya d$?

Artinya d merupakan drive hardisk anda sedangkan symbol $ adalah symbol dari DS itu sendiri. Anda bisa merubah-rubah sesuai dengan drive apa saja yang terdapat pada computer anda. Contoh computer saya mempunyai 3 drive yaitu C , D dan E maka masing-masing drive akan bisa diakses dengan menggunakan C$, D$, dan E$.

Pada level-level tertentu misal pada Pada Level Administrator anda akan mempunyai exklusif akses berupa full akses sehingga dapat melakukan perubahan, penghapusan terhadap data pada computer target yang diakses menggunakan fungsi ini.

Apa yang anda dapatkan?

Jika anda telah mencoba dan memasukkan pada TextBox Run sesuai dengan text diatas maka, umumnya akan keluar Window yang menanyakan Username & Password untuk mengakses, maka itu cobalah dengan menggunakan nama dan ip computer anda sendiri.

Berhasilkah??

Illegal Access, Ngintip Dikit dunk ach?

Awalnya Ndak tahu konsep Microsoft seperti apa, yang pasti system seperti ini memungkinkan orang lain dapat mengintip data anda tapi catatannya tentu anda harus mempunyai data user pada computer target dan hal ini tidak berlaku untuk Administrator.

Sama aja bo ongg??? Hahaha… Memang iya. Tapi minimal anda tidak akan repot minta share sana sini jika anda suatu waktu membutuhkan data dikomputer anda padahal anda berada jauh dari tempat dimana computer anda berada. Nah sekarang tahu kan konsepnya Microsoft memudahkan anda untuk mengakses drive anda dari tempat lain tanpa perlu melakukan share ulang pada folder tertentu.

 

Yang lain cukup diketahui juga yaitu menurut keterangan para ahli system ini sering menyebabkan lubang keamanan sehingga memang memungkinkan terjadi pengintipan dan pencurian data bisa terjadi. Beberapa ahli melakukan pemblokiran DS dengan cara melakukan perubahan registry dan ada pula yang menggunakan Third Party Software karena mereka merasa system tersebut cukup riskan untuk dibiarkan berjalan.

Incoming search terms for the article:

Video Panduan / Tutorial Directadmin

Berikut merupkan video panduan Directadmin Control Panel dari demodemo.com:

  1. Creating a POP email accountWatch Movie
  2. Creating a default (catchall) email accountWatch Movie
  3. Creating a vacation messageWatch Movie
  4. Creating an autoresponderWatch Movie
  5. Creating a subdomainWatch Movie
  6. Creating custom error pagesWatch Movie
  7. Password protecting a directoryWatch Movie
  8. Creating an MySQL databaseWatch Movie
  9. Managing a MySQL database in PHPMyAdminWatch Movie
  10. Installing FrontPage extensionsWatch Movie
  11. Using File ManagerWatch Movie
  12. Creating a domain pointerWatch Movie
  13. Creating a mailing listWatch Movie
  14. Creating a URL redirectWatch Movie
  15. Creating a mail forwarderWatch Movie
  16. Changing control panel passwordWatch Movie
  17. Hosting additional domainsWatch Movie
  18. Creating an FTP accountWatch Movie
  19. Backing up your siteWatch Movie
  20. Using WebMailWatch Movie
  21. Creating a span filterWatch Movie
  22. Installing an SSL certificateWatch Movie

Incoming search terms for the article:

Memisah CSS file antara ie dan firefox

Sampai detik ini masalah browser compatibility masih lumayan susah dimengerti, diataranya bagaimana menentukan CSS style yang bisa sesuai dengan tiap-tiap browser yang ada.

Apalagi bagi kita yang mungkin baru memulai belajarihwal CSS masalah browser compatibility ini akanlah menguras tenaga.

Alternatifnya kita bisa menggunakan sistem splitting atau memisah file CSS untuk masing-masing browser.

berikut contohnya :

Import file style_id.css apabila browser anda adalah IE

<![if IE]><link rel=”stylesheet” type=”text/css”
href=”style_ie.css”>
<![endif]>

Sebaliknya import style_fx.css selain browser IE

<![if !IE]><link rel=”stylesheet” type=”text/css”
href=”style_fx.css”>
<![endif]>

demikian, trims

Incoming search terms for the article: