Google web Proxy

Pernakah anda mencoba Web Applikasi buatan Om Google (http://translate.google.com) ternyata selain bisa di buat untuk Translate ke berbagai bahasa dunia Aplikasi ini juga bisa di gunakan sebagai web Proxy. ini dikarenakan Google juga menyediakan Translate untuk sebuah Halaman website, Nah dari sinilah kita manfaatkan Google untuk mengelabui Firewall pada komputer Server. Kemungkinan Administrator untuk Blocking pada Website google ini sangat kecil mengingat Applikasi ini sangat berguna buat banyak orang jadi.

OK sekarang kita coba Web Proxy dari Om Google ini….

1. Masuk ke translate.google.com anda akan melihat tampilan seperti gambar dibawah ini.

trans_google

2. Anda bisa baca pada tulisan di atas Textarea Selain kalimat anda juga bisa memasukkan Sebuat Alamat URL untuk di Translate, Nahhhh disini letak Proxy itu di mulai… Heeee (dengan Wajah Mirip Setan karena Blocking yg dilakukan Firewall di Kampus jadi tidak berguna Alias Bakal Tembusss….!!!). Lihat gambar di bawah ini.

trans_google2

Naahh Tuuh Keliatan Hasil Translatenya dari Indonesia ke Inggris Tapi  bukan itu yg saya maksud, setelah saya Cek dengan memasukkan Alamat www.ip-adress.com, Ternyata memang benar menggunakan IP Om Google jadi ini benar2 bisa di jadikan sebagai web Proxy….. Jadi Selamat Download Ria dan nikmati Fasilitas untuk ngerjai Server Kantor/Kampus Anda.

Weeiikkk Tunggu dulu Artikel ini bukan untuk mengarahkan anda ke Hal2 yang Merugikan orang lain, Tapi ini Cuman Share aja N Memanfaatkan Fasilitas yang ada….. Jadi Buruan Cobaaaaa…..

Incoming search terms for the article:

Tweak Menghemat Resource Memory Firefox

Pusing dan sebal sekali rasanya jika setiap saat mendapati browser yang sedang kita pakai mengalami lack, melambat bahkan hang saat sedang bersemangat melakukan aktifitas browsing. Hal ini disebabkan browser memakan resource memory yang terlalu besar sehingga mengakibatkan hal seperti ini terjadi khususnya pada browser firefox.

Jika Anda pernah mengalami hal ini, maka cobalah sesekali mengecek resource memory yang teralokasi untuk firefox. Saya sendiri telah melakukannya dan mendapati resource firefox mencapai seringkali 150MB bahkan lebih hanya dengan membuka beberapa tab saja.

Solusinya lakukan tweak pada firefox ada yg mennyebutnya dengan sebutan Minimize Hack

  1. ketik pada url address about:config tekan enter dan klik button bertulis i’ll be careful, i promise
  2. Klik kanan pada halaman kosong dan pilih New -> boolean
  3. Selanjutnya akan keluar pop-up dan masukan “config.trim_on_minimize" tanpa tanda petik dan tekan enter
  4. Keluar lagi Pop-Up masukan nilai True dan tekan enter
  5. Restart Firefox

Sekarang cobalah melakukan browsing seperti sediakala dan perhatikan alokasi penggunaan resource memory untuk firefox. Jika Anda mendapati bahwa resource sudah terlihat tidak wajar misalnya telah berada diatas nilai 150MB maka coba minimize firefox untuk beberapa saat dan maximize kembali. Perhatikan alokasi resource memory untuk firefox, apakah menurun?

pada saat Saya melakukan percobaan ini Alokasi resource yang awalnya 147MB setelah saya minimize firefox beberapa detik saja langsung turun menjadi 60MB.  lumayan kan.!

Incoming search terms for the article:

Definisi Canonical Cara Tuntas atasi Duplicate Content Google

dupcontent4

pic from www.seomoz.org

Duplicate Content pada Google Index adalah salah satu masalah yang seringkali ditemui. Berbagai cara dan teknik seo telah dilakukan untuk mengatasi hal ini, google pun merespon hal ini dengan dengan cara melakukan pen-Definisian Canonical. Seperti apa?

misalnya ada mempunya site dengan url :

http://www.contoh.com/?mod=product&id=2

dan

http://www.contoh.com/?mod=product&cat=baju_anak&id=2

karena kedua url tersebut menuju lokasi yang sama, maka itu disebut sebagai duplicating content.

Solusinya, berikan pendefinisian canonical berupa <link> misalnya seperti :

<link rel=”canonical” href=”http://www.contoh.com/?mod=product&id=2″ />

dan letakkan diantara tag <head> pada url duplikasi berikut

http://www.contoh.com/?mod=product&cat=baju_anak&id=2

Sehingga crawler akan mengetahui bahwa url

http://www.contoh.com/?mod=product&cat=baju_anak&id=2

merupakan canonical dari

http://www.contoh.com/?mod=product&id=2

sehingga yang akan masuk Google index hanya url

http://www.contoh.com/?mod=product&id=2


Referensi

http://googlewebmastercentral.blogspot.com/2009/02/specify-your-canonical.html
http://www.mattcutts.com/blog/seo-advice-url-canonicalization/
http://www.johnon.com/267/trailing-slash-seo.html

Incoming search terms for the article:

Directadmin Roundcube Exploit ditemukan Pengguna DA segera update

Bagi yang menggunakan hosting panel directadmin dan melakukan upgrade sebelum tahun 2009. Ditemukan Exploit pada Roundcube maka silahkan segera update.

Detailnya sebagai berikut

http://www.directadmin.com/forum/showthread.php?p=147344#post147344

Incoming search terms for the article:

Penggunaan Redirect yang Berbahaya

Apakah website anda menggunakan Open Redirect? atau redirection secara langsung merujuk ke lokasi situs berupa url address. AWAS penggunaan redirect ternyata berbahaya.

Misalnya sebagai berikut :

Redireksi untuk download file

example.com/go.php?url=
example.com/ie/ie40/download/?

Redireksi untuk pencarian

example.com/search?q=user+search+keywords&url

Tracking Sistem biasanya untuk affiliasi

example.com/coupon.jsp?code=ABCDEF&url=
example.com/cs.html?url=

Proxy – ini yang paling sering

proxy.example.com/?url=

Login Redirect

example.com/login?url=
Penggunaan redirect seperti disebutkan diatas ternyata rawan karena bisa dimanfaatkan oleh spammer. Spammer mamanfaatkan peluang dengan merubah url target redirect dengan url situs spammer tersebut sehingga seolah-olah pengunjung menunjungi situs target akan tetapi ternyata tidak.

Bisa saja spammer membuat halaman yang sama persis dengan tujuan untuk mengecoh pengunjung (Phising) terlebih lagi jika redirect menuju ke halaman login.

Solusi

- Simpan data lokasi redireksi di dalam basis data sehingga pada waktu melakukan redireksi sistem mengecek terlebih dahulu ke dalam basis data jika data ditemukan, maka redireksi akan dijalankan, tapi jika tidak ditemukan data maka redireksi akan dihentikan.

Sumber Informasi :

http://googlewebmastercentral.blogspot.com/2009/01/open-redirect-urls-is-your-site-being.html

Incoming search terms for the article: