Berikut ini adalah catatan bagaimana cara mendisable plugin AMPforWP dan berharap agar tidak sampai kehilangan traffic.

Pengantar

Setelah sekian lama menggunakan plugin AMPforWP saya merasakan bahwa plugin tersebut malah menurunkan kelengkapan informasi untuk pengunjung.

Misalnya saja dari posting-posting yang terbitkan yang berisi :

  1. Source code
  2. Table

Jika menggunakan AMP maka kode dan tabel tersebut tidak bisa di render dengan sempurna sehingga  informasi tidak bisa lengkap tersampaikan.

Mungkin dalam hal kecepatan memang AMP cepat, tapi untuk website bisnis sepertinya AMP tidak cocok.

Kemungkinan AMP lebih cocok untuk website berita yang tidak memerlukan banyak Call To Action.

Cara Disable / Uninstall AMPforWP

Sebenarnya AMPforWP sudah menyediakan tutorial disini tapi saya coba plugin redirectnya membingungkan sehingga saya olah dengan htaccess.

Sekarang pertama yang kita perhatikan adalah plugin tersebut merubah url post dari

www.pusathosting.com/blog/nodejs/cara-install-nodejs-di-centos.html

menjadi

www.pusathosting.com/blog/nodejs/cara-install-nodejs-di-centos.html/amp

Nah bagaimana caranya meredirect dari /amp kembali lagi ke url asal.

Dalam hal ini kita bisa menggunakan .htaccess redirect seperti ini

# Redirect from AMP to non-AMP path
RewriteEngine On
RewriteCond %{REQUEST_URI} (.+)/amp(.*)$
RewriteRule ^ %1/ [R=301,L]

htaccess tersebut akan secara otomatis meredirect http://******/amp kembali ke url awal.

Pastikan anda telah mengujinya.

Anda bisa mengujinya dengan cara mengaksesnya langsung atau bisa juga menggunakan alat pengecekan redirect yang bisa anda temukan di google.  Klik disini : Check Redirect Page

Setelah benar selanjutnya kita bisa langsung mendisable plugin AMPforWP dengan cara seperti biasa melalui dashbord wordpress.

Meminta ReIndex

Tahap selanjutnya adalah meminta google untuk mereindex website melalui google console dengan menggunakan fitur URL Inspection.

Tahapannya adalah sebagai berikut :

  1. Login ke google Console
  2. Daftarkan property website anda dan biasanya nanti akan diminta verifikasi txt dan apabila sudah terdaftar anda cukup klik URL Inspection.
  3. Pada kolom url inspection yang berada dibagian atas itu. Masukkan alamat website anda dan klik enter. Kira-kira seperti ini
  4. Request reindex selesai.

Panduan url inspection

Kesimpulan

Saya mendisable plugin AMP for WordPress saat ini kemudian semua prosedur diatas sudah saya lakukan dan artikel ini sebagai dokumentasi untuk kami.

Performa website saat ini adalah seperti ini

Kebetulan ketika mendisable plugin AMP ini saya sekaligus merubah url https://pusathosting.com menjadi https://www.pusathosting.com.

Bagaimana hasilnya, mari nanti kita lihat perubahannya beberapa pekan kedepan. Yah semoga tidak sampai kehilangan traffic.

Konsultasi via WA di 0817-0334-1186
Posting Terkait :
Cara Melaporkan Email Phising, Scam dan Penipuan

Untuk melaporkan email phising sepertinya belum ada layanan pelaporan yang bersifat global, sehingga saat ini untuk melaporkan kembali lagi ke Read more

Email Phising Adalah? Penjelasan Lengkap.!

[toc] Email Phising adalah email penipuan yang seolah-olah berasal atau terkirim dari sumber yang benar. Email phising mengelabui penerima email Read more

Perbedaan Shared ip dan Dedicated ip Address di Dunia Hosting

Apa perbedaan shared ip address dan dedicated ip address di dunia perhostingan kemudian manfaat dan kerugian  menggunakannya, detailnya sebagai berikut. Read more

Cara Mencegah, Mengatasi & Menghindari Email Phising

[toc] Bagaimana cara mencegah, mengatasi dan menghindari email phising kemudian bagaimana solusi mengenai email phising, Berikut ini adalah solusi yang Read more

Sharing is Caring.!

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of