Bash Script Mencegah Script Berjalan Duplikat Berkali-kali Proses

Kadang kita mengeksekusi script bash melalui cron setiap menit sedangkan script tersebut belum menyelesaikan tugasnya.  Yang terjadi script berjalan duplikat dan berkali-kali.

Berikut ini adalah contoh script yang bisa anda gunakan untuk mendeteksi script yang sudah berjalan.

#!/bin/sh

proses=`ps aux | grep namafile.sh | grep -v grep | wc -l`
if [[ $proses -gt 2 ]]; then
        echo "script sudah jalan";
        exit;
fi

Untuk mengujinya silahkan buat misalnya testrun.sh dan dibawahnya tambahkan sleep 30 dengan tujuan agar script tersebut selesai setelah 30 detik.

kira-kira seperti ini

#!/bin/sh

proses=`ps aux | grep testrun.sh | grep -v grep | wc -l`
if [[ $proses -gt 2 ]]; then
        echo "script sudah jalan";
        exit;
fi
#menguji sleep 30 second
sleep 30;

Bukalah beberapa window bash dan jalankan script testrun.sh secara bersamaan, maka yang anda dapatkan adalah sebagai berikut :

[root@script]# ./testrun.sh
script sudah jalan

Pertanyaan yang mungkin muncul adalah mengapa -gt adalah 2 dan bukan 1?

Adapun perhitungannya adalah sebagai berikut :

Ketika testrun.sh berjalan maka terhitung 1 kemudian melakukan pengecekan ps aux dan apabila nilainya 1 maka script yg sedang dijalankan tersebut dianggap telah berjalan dan keluar output “script telah berjalan” yang sebenarnya tidak ada script lain yg berjalan kecuali proses yang saat itu dilakukan.

Demikian dan selamat mencoba.

Feed / RSS

Dapatkan artikel terbaru terkirim ke email anda. Klik disini Subscribe in a reader

Bash Script Kalkulasi 2 Waktu dan Tanggal Dalam Jam Detik Menit

Berikut ini adalah kumpulan bash script kalkulasi waktu dan tanggal dengan output jam detik dan menit:

Kalkulasi 2 waktu output dalam jam menit dan detik

START=$(date +%s);
sleep 1; # Your stuff
END=$(date +%s);
echo $((END-START)) | awk '{printf "%d:%02d:%02d", $1/3600, ($1/60)%60, $1%60}'

untuk contoh script lainya menyusul.

Feed / RSS

Dapatkan artikel terbaru terkirim ke email anda. Klik disini Subscribe in a reader

Bash Script Menghapus Spasi & Baris Kosong (New Line) pada File

Bagaimana cara menghapus spasi dan baris kosong pada file menggunakan bash script ?

Menghapus baris kosong.

[root@]# cat file.txt

satu
dua

tiga

empat

[root@]# sed -i '/^$/d' file.txt
[root@]# cat file.txt
satu
dua
tiga
empat

Menghapus Spasi

[root@script]# cat file.txt
satu lima
dua puluh
tiga ratus
empat ribu
[root@script]# cat file.txt | tr -d "[:blank:]"
satulima
duapuluh
tigaratus
empatribu

Menghapus Spasi dan New Line

[root@script]# cat file.txt
satu lima
dua puluh
tiga ratus
empat ribu
[root@script]# cat file.txt | tr -d "[:space:]"
satulimaduapuluhtigaratusempatribu[root@uvcms1 script]#

Menghapus new line saja

[root@script]# cat file.txt
satu lima
dua puluh
tiga ratus
empat ribu
[root@uvcms1 script]# cat file.txt | tr -d "\t\n\r"
satu limadua puluhtiga ratusempat ribu[root@script]#

 

Selamat mencoba.

Feed / RSS

Dapatkan artikel terbaru terkirim ke email anda. Klik disini Subscribe in a reader

Teknik Maintenance Server DNS Directadmin yang DOWN

Kadang DNS server directadmin down disebabkan pelanggan salah memasukkan record atau terdapat record yang tidak tersinkronisasi dengan sempurna.

Kelihatannya hal sepele, yaitu hanya sekedar dns. Tapi jika tidak dimonitor dengan benar maka server dns yang down tidak akan mengirimkan query dns dari pengunjung.

akibatnya? query tidak berhasil ditemukan dan website pun tidak bisa diakes.

Jadi bagaimana solusinya?

Anda perlu masuk untuk melihat isi sepenuhnya. Silahkan . Bukan Member? Bergabung

Feed / RSS

Dapatkan artikel terbaru terkirim ke email anda. Klik disini Subscribe in a reader

Solved – Restore Database ERROR 1118 (42000) Row size too large (> 8126)

Hari ini kami menemukan problem ketika melakukan restore database “ERROR 1118 (42000) at line 52: Row size too large (> 8126). Changing some columns to TEXT or BLOB may help. In current row format, BLOB prefix of 0 bytes is stored inline.”

Solusinya bisa ditemukan disini : https://stackoverflow.com/questions/22637733/mysql-error-code-1118-row-size-too-large-8126-changing-some-columns-to-te

Server kami menggunakan mariadb 10.2 dengan menambahkan di /etc/my.conf.d/server.conf setting seperti ini

[mysqld]

innodb_log_file_size = 256M
innodb_strict_mode = 0

Jangan lupa di restart mariadb nya setelah melakukan perubahan.

Demikian, sekedar catatan admin.

Feed / RSS

Dapatkan artikel terbaru terkirim ke email anda. Klik disini Subscribe in a reader

Perbedaan Single VPS Email VS Shared Email Hosting di PusatHosting

Jika sebelumnya untuk pelanggan yang membutuhkan kuota space email besar kami sarankan menggunakan Dedicated VPS email, untuk kali ini; tidak lagi. Kami lebih cenderung sarankan menggunakan paket Shared Email Hosting.

Mengapa?

Karena

  1. Dulu kami kesulitan dalam hal membackup data email di server email shared. Datanya kan besar tuh, tapi sekarang lebih mudah.
  2. Dulu cara tercepat untuk mendapatkan dedicated ip adalah dengan menginstall vps email, tapi sekarang tidak lagi.
  3. Dulu kami hanya menggunakan satu server untuk shared email hosting, tapi sekarang multiple server. Kami memisahkan service pada beberapa server.

Semua ini terjadi seiring perkembangan teknologi.

Single VPS Email

Sebagai contoh pelanggan kami yang sudah menggunakan layanan vps email.

Permasalahan kami pada single vps email, antara lain :

Server Down :

Servernya hanya satu buah sehingga kami mendapatkan problem ketika server tersebut down.

Kan bisa di nyalakan lagi? iya benar bisa, tapi pelanggan keburu komplain sih.

Jika misalnya down disebabkan hardisk rusak bagaimana?

ya ada backupnya, tapi proses restorenya ya juga butuh waktu.

Email Tidak Masuk

Yang kedua problem kami adalah jika koneksi down atau sebenarnya tidak down tapi server pengirim email anehnya tidak bisa menjangkau server tujuan.

Di single vps otomatis hanya memiliki satu buah mx record.

Seperti tadi problemnya adalah email yang dikirim tidak masuk.

Dan sekian lama kita belum menemukan solusinya hingga kami membuat sebuah backup mx.

Akhirnya masalah tersebut sekarang jadi sangat minim.

Shared Email

Dulu memang kami hanya menggunakan 1 server saja untuk shared email ini dan seiring perkembangan teknologi, kami sekarang menggunakan beberapa server.

Memisahkan service-service penting pada beberapa server.

POP, IMAP, SMTP

Sepertihalnya gmail gsuite atau zoho yang memiliki standar setting untuk semua domainya. Maka kita dulu berkhayal bagaimana caranya ya supaya bisa seperti gmail dan zoho ini.

Dan alhamdulillah sekarang sudah bisa.

Di paket shared email hosting ini, kami pun berhasil membuat standarisasi setting email seperti gmail dan zoho.

MX & Backup MX

Kami pun melihat gmail dan zoho dari semenjak awal dulu sewaktu masih gratisan dan sampai sekarang. Mengapa MX nya tidak berubah. Ya itu-itu saja.

Lagi-lagi dengan adanya perkembangan teknologi akhirnya kami berhasil juga membuatnya.

Dengan 2 senjata diatas dan beberapa senjata rahasia, kami sekarang agak pede menyarankan pelanggan yang menggunakan VPS email untuk berpindah ke layanan shared email hosting.

Dan sejauh ini kami berhasil memindahkan 3 pelanggan vps email ke paket shared email hosting ini.

Mau mencoba?  Langsung lihat paketnya disini Shared Email Hosting

Feed / RSS

Dapatkan artikel terbaru terkirim ke email anda. Klik disini Subscribe in a reader

Facebook Menghapus Lencana Abu-abu 29/30 Oktober 2019

Pada tahun 2015 facebook memperkenalkan lencana verifikasi abu-abu untuk membantu orang lebih memahami tentang Halaman yang berinteraksi dengan mereka.

Verifikasi lencana abu-abu tersebut memberitahukan bahwa halaman tersebut adalah autentik representasi halaman bisnis dan organisasi. Read more

Feed / RSS

Dapatkan artikel terbaru terkirim ke email anda. Klik disini Subscribe in a reader