Download Ebook Panduan Dasar SEO Lengkap untuk Pemula +PDF

Membuat website sudah selesai, selanjutnya apakah anda yakin website anda sudah mendapatkan banyak pengunjung? Read more

Membuat website sudah selesai, selanjutnya apakah anda yakin website anda sudah mendapatkan banyak pengunjung? Read more
Apakah benar bisa beli domain dan hosting kemudian bayar pakai pulsa? Aha bisa.
Hasil skor gtmetrix, page speed D-69 dan yslow b-82 rekomendasinya serve scaled images dan optimize images, apa maksudnya?
Sebagai informasi, pokok pembahasan terkait penjelasan optimasi yang kami lakukan pada website diarypernikahan.com.
Sekarang lihat ini pengukuran GTMetrix.

Dari gambar diatas semua bernilai A tapi terdapat 2 yang merah dan bernilai F yaitu :
Kalau optimize images pasti sudah faham tapi kalau scaled images? paham?
sekarang coba kita lihat gambar hasil detail dibawah ini.

Pada bagian serve scaled image, apabila anda mengikuti anjuran dari GTmetrix maka anda bisa hemat 327Kb. Bagaimana caranya? ikuti studi kasus dibawah.
Kemarin sambil melayani chatting dengan pelanggan, tim pusathosting berdiskusi seputar masalah ini. Yah kurang lebih selama 2,5 jam akhirnya kami mendapatkan pemahaman yang tepat tentang maslaah ini.
Kami pula membuat studi kasus kecil sebagai hasil pembuktian.
Kami membuat 2 halaman html yaitu :
Kemudian kami menguji masing-masing halaman tersebut menggunakan GTmetrix.
Hasilnya berikut ini.
Pada pengujian sample1 terdapat rekomendasi Scaled Images sedangkan pada pengujian sample2 tidak terdapat scaled images.
Penjelasanya simak pada video berikut ini :
Jadi pada dasarnya yang dimaksud serve scaled images di gtmetrix adalah memanggil atau menampilkan gambar sesuai dengan dimensinya.
Apabila dimensi gambar adalah 470×470 ya panggil menggunakan HTML atau CSS dengan ukuran yang sama yaitu 460×470.
Kalau anda memiliki gambar dimensi 470×470 kemudian menampilkan dengan width=50 dan height=50 maka akan sangat mubadzir dan membuang bandwidth.
Sekarang kembali terkait optimasi yang kami lakukan pada website diarypernikahan.com.
Kami merekomendasikan pemilik website tersebut untuk mengikuti anjuran dari gtmetrix dengan menyesuaikan ukuran gambar yang ditampilkan.
Kalau yang ini pasti sudah paham kan? optimize images artinya mengoptimalkan ukuran gambar sehingga ukuran besar file gambar bisa menjadi lebih kecil.
Gambar yang berukuran lebih kecil tentu akan lebih cepat ditampilkan dibandingkan gambar ukuran besar. itulah mengapa gtmetrix merekomendasikan untuk mengoptimasi gambar semaksimal mungkin.
Untungnya anda tidak perlu repot menghitung karena GtMetrix mempunyai sistem yang bisa menampilkan hasil rekomendasi optimasi gambar.
Misalnya seperti pada gambar ini
Lihat Hasil Rekomendasi Optimasi GambarHasil diatas adalah laporan gtmetrix website diarypernikahan.com dan kami menggunakan plugin Smushit
2 gambar terakhir yang terdapat di wp-content adalah gambar yang kami optimasi menggunakan Smushit. Tapi sayangnya gambar tersebut masih bisa dioptimasi lagi lebih maksimal sehingga dapat hemat 2%-3%.
Mengapa?
Karena smushit nya menggunakan versi free atau versi gratisan dan bila ingin mendapat hasil maksimal anda bisa upgrade ke versi pro.
Yoo tapi kan kita suka yang gratis-gratis aja.
Okeh, ada nih tools nya. tinypng.com
Kami sempat mencoba optimasi sebuah gambar menggunakan tinypng dan hasilnya benar-benar maksimal. Dari gambar berukuran 20KB bisa menjadi 10kb.
Untuk plugin wordpress tinypng sepertinya ini https://wordpress.org/plugins/tinypng-for-wp/
Kami sempat mau menggunakan plugin tersebut tapi sayangnya membutuhkan registrasi, males deh! sehingga kami tetap memilih Smushit.
Jika anda melihat hasil ini lagi
Lihat Hasil Rekomendasi Optimasi GambarAda 2 gambar yang bisa dioptimasi lagi sehingga hemat 21%, tapi sayangnya gambar terdapat di postimage.org.
SmushIt hanya bisa mengoptimasi gambar yang terdapat di media wordpress. Jadi kalau terdapat di postimage.org maka harus diupload ke media agar gambar bisa otomatis di optimasi.
Itulah pembahasan yang tim pusathosting diskusikan kemarin ketika melakukan optimasi website diarypernikahan.com.
Kita bersama bertanya-tanya “Apakah optimasi yang tim pusathosting lakukan pada website diarypernikahan.com sudah maksimal?”
Berdasarkan pembahasan diatas, batasan kami adalah melakukan optimasi website di minify CSS, minify JS, Cache.
Sedangkan untuk file images / gambar yang berbeda ukuran serta harus diubah skalanya dan file gambar yang terdapat di postimage.org. Hal tersebut merupakan tanggung jawab pemilik website untuk merubah sesuai dengan rekomendasi dari Gtmetrix.
Jadi optimasi yang kita lakukan pada website diarypernikahan.com sudah maksimal.
Sebagai informasi, pembahasan ini terkait juga dengan pembahasan kami sebelumnya yaitu Cara Optimasi dan Mempercepat Loading Website
Demikian yang bisa kami sampaikan dan apabila anda pelanggan pusathosting. Kami dapat membantu mengoptimasikan website wordpress anda.
Caranya silahkan isi form permintaan optimasi wordpress
Sampai disini dulu, jika ada sanggahan tentang pembahasan scaling images ini langsung saja komentarin dibawah.
Seberapa cepat loading akses ke website wordpress anda? Apakah anda telah melakukan optimasi website dengan maksimal? Bagaimana hasil benchmark website anda? Seberapa cepat pengunjung dapat mengakses website anda? Read more
Bagi pengguna wordpress kurang afdhol bila kita tidak membahas tentang plugin cache wordpress, plugin cache apa yang direkomendasikan dan bahkan terbaik sepanjang masa.
Berikut ini adalah pembahasannya sesuai dengan pengalaman kami selama ini. Dimulai dari penjelasan apa fungsi dari plugin cache yang dijelaskan pada pengantar berikut ini.
Di wordpress satu hal yang paling banyak menjadi perdebatan seru yaitu tentang kecepatan website.
Seberapa cepat website anda, bagaimana teknik implementasinya, static html cache, css minify, defer javascript, Content delivery network atau CDN dan lainya.
Semuanya merujuk pada satu plugin, yaitu plugin cache. Yang berfungsi untuk mempercepat loading website wordpress anda.
Ini adalah ilustrasi mekanisme cara kerja plugin cache
Seperti yang anda lihat pada gambar.
Plugin cache akan membuat file statis html dari proses yang dihasilkan berdasar operasi php dan mysql. Yaitu yang dijelaskan pada urutan proses 3,4 dan 5
Selanjutnya jika file statik html tersebut telah tercipta maka lingkaran proses akan menjadi lebih singkat.
Yaitu melalui jalur 2b dengan langsung mengambil data dari file html statis, Sehingga untuk menampilkan data ke hadapan pengunjung hanya membutuhkan proses 4 langkah saja.
Cara kerja seperti itulah yang membuat loading website anda menjadi lebih cepat jika menggunakan plugin wordpress cache.
[tweetthis]Sekarang saya paham cara kerja plugin cache wordpress. Colek aja kalau mau tanya.[/tweetthis]Jika pengantar diatas masih belum jelas anda bisa berdiskusi dengan kami dengan mengisi kolom komentar dibawah.
Dan sekarang kita akan bahas beberapa plugin wordpress terbaik sepanjang masa yang sering direkomendasi untuk di install pada website wordpress anda.

Plugin W3Total cache & Performance Optimization (WPO) menawarkan browser cache, page cache, object, database, minify and content delivery network atau CDN.
Catatan kami yang pertama yaitu untuk mengaktifkan fungsi cache settingnya cukup banyak.
Setiap item seperti page cache, CSS Minify, Database Cache, Object Cache mempunyai setting tersendiri.
Dan pada setiap setting, anda bisa memilih sistem penyimpanan cache nya, apakah menggunakan Hardisk, Memori atau lainya. Seperti ini contohnya

Tapi meskipun banyak sekali setting di dalamnya, Terdapat global setting yang memungkinkan anda mengaktifkan semua fitur w3total cache dalam sekali klik.
Berikut ini ilustrasinya.

Tinggal centang “Toggle All cache dst…” dan klik Save all settings maka semua fitur w3total cache akan aktif.
Catatan kedua tentang plugin w3total cache yaitu, Cara membersihkan cache.
Apabila halaman yang tercache tidak kunjung berubah setelah anda melakukan perubahan maka coba lakukan clear cache.
Caranya cukup klik pada tab performance yang terdapat dibagian atas admin bar dan klik Clear Cache
Perhatikan ilustrasi ini

Selanjutnya kembali akses halaman website anda, dan harusnya halaman sudah tergantikan dengan halaman baru hasil updatetan anda.
Catatan selanjutnya tentang plugin w3total cache adalah,
Plugin ini tidak support apabila digabungkan dengan plugin WordPress Better (BWP) Minify.
Yang kami alami, website wordpress kami langsung blank.
Dan setelah kami cek, ternyata sumbernya karena menginstall plugin BWP minify. Dimana sebelumnya telah terinstall plugin w3total cache di website kami.
W3total cache sebenarnya sudah menawarkan fitur minify css & js, tapi untuk sementara ini kami memilih plugin terpisah yaitu BWP Minify untuk fitur minify CSS dan JS.
Kira-kira kenapa ya? coba saja deh nanti kita diskusikan hasilnya melalui kolom komentar dibawah
Jika anda menggunakan plugin w3total cache berikut ini adalah rekomendasi setting untuk mendapatkan hasil maksimal.
Terakhir apabila anda menggunakan standart hosting di pusathosting.
Pada setiap server telah kami optimasi performanya dengan menggunakan Varnish cache.
Mengapa pusathosting menggunakan varnish cache?
Berdasarkan tutorial yang diterbitkan oleh TutPlus yang merupakan bagian dari Evanto.com / Themeforest.net, mereka menyatakan.
“Menggunakan W3Total cache dengan Varnish cache terbukti meningkatkan performa website wordpress” by Tutplus.com
Pembahasan lengkapnya bisa anda baca disini http://code.tutsplus.com/tutorials/optimizing-wordpress-with-varnish-and-w3-total-cache–cms-21136
Berdasarkan hal tersebut, kami rekomendasikan juga anda mengaktifkan Varnish Cache Purging pada plugin w3total cache.
Caranya seperti ini.
Pada general setting, scroll kebawah setelah setting CDN terdapat setting
Varnish Cache Purging pilih Enable dan pada setting ip address masukkan 127.0.0.1
Ikuti sesuai ilustrasi gambar berikut ini

Masuk ke menu Performance -> klik menu Page Cache
Default w3Total cache akan membuat file cache pada kunjungan pertama, untuk kemudian pada kunjungan ke-2 dan seterusnya baru akan lebih cepat karena mengambil dari file cache yang dihasilkan dari kunjungan pertama.
Cache preload ini adalah fitur auto generasi file cache yang berfungsi membuat file cache ketika posting diterbitkan.
Hal ini bertujuan apabila terjadi kunjungan pertama, maka sistem akan mengambil file dari cache sehingga bisa langsung cepat.
pada menu page cache anda scroll kebawah dan cari cache preload dan cara setting preload w3total cache perhatikan ilustrasi berikut ini

Apabila website wordpress anda menggunakan ssl maka anda bisa mengaktifkan fitur cache ssl pada setting Page Cache.
Masih tetap di menu page cache dan perhatikan pada tab general sesuai dengan ilustrasi berikut ini

Beberapa kasus yang kami temui antara lain sebagai berikut
W3Total cache selain free juga menawarkan fitur premium dengan biaya sekitar $99/tahun.
Tapi perlu apa tidak menggunakan fitur premium?

Sesuai penjelasan pada gambar diatas, Fitur premium w3total cache menawarkan fitur Fragment cache.
Apa lagi itu Fragment Cache?
Berdasarkan informasi dari website nya disini
https://www.w3-edge.com/solutions/w3-total-cache-pro/ [ bukan affiliate link ]
Fragment cache adalah teknik cache yang menjembatani antara sistem tanpa cache dan sistem dengan full page cache dengan memanfaatkan Transients API dari WordPress.
Transients API sendiri adalah sistem standarisasi penyimpanan cache dari wordpres yang dokumentasinya bisa anda lihat disini
https://codex.wordpress.org/Transients_API
Konkritnya gmn? Hasilnya seperti apa? Lebih baik yang PRo atau yang Free aja ?
Ya belum tahu juga, Kami selama ini menggunakan yang free saja dan tidak pernah menggunakan fitur premium.
Meski begitu, hasilnya sudah sangat cepat serta berbeda drastis dibandingkan bila tidak menggunakan plugin cache.
[tweetthis]Saya menggunakan plugin W3Total Cache untuk mempercepat loading website wordpress.[/tweetthis]

Plugin wp super cache ini menawarkan cache dengan cara menghasilkan file static html.
Kalau kita perhatikan fiturnya tidak sebanyak w3total cache oleh karena itu wp super cache ini mensupport plugin BWP Minify.
Saat artikel ini ditulis, website kami pusathosting.com menggunakan plugin wp super cache dan bwp minify.
Anda bisa masuk ke menu Settings -> Klik menu WP Super Cache kemudian klik centang pada Caching ON dan klik Update Status.
Perhatikan ilustrasi berikut ini

Bagaimana, untuk mengaktifkannya sangat mudah ya.
Kami rasa untuk fitur wp super cache sejauh ini lancar dan kami puas, kecuali satu hal.
Wp Super cache tidak memiliki shortcut clear cache yang terdapat di admin bar, padahal kami rasa fitur clear cache yang mudah dijangkau itu sangat bermanfaat
sehingga kami mengginstall plugin tambahan yaitu WP Super cache – clear all cache untuk shortcutnya.
Tampilan seperti ini

Plugin clear all cache bisa anda download disini https://wordpress.org/plugins/wp-super-cache-clear-cache-menu/
Berikut ini adalah konfigurasi yang kami rekomendasikan
Masuk ke menu Settings / Pengaturan -> WP Super Cache
plugin wp super cache sepertinya tidak memiliki fitur premium. Artinya semua fitur yang anda dapatkan pada versi free merupakan fitur premium.
[tweetthis]Settingnya mudah & tidak merepotkan tapi membuat website wuzz wuzz. Plugin WP super cache.[/tweetthis]
WP Fastest cache menawarkan fitur auto generate static html cache, css & js minify, Preload dan settingnya juga mudah.
WP Fastest cache mengklaim menjadi cache yang tercepat berdasarkan hasil benchmark yang terdapat pada halaman screenshoot pluginnya disini https://wordpress.org/plugins/wp-fastest-cache/screenshots/
Berikut kami kutip beberapa hasil benchmarknya


Namun pada kesempatan lain Philip Blomsterberg yang merupakan seorang internet marketer dari swedia melakukan benchmark pada beberapa plugin wordpress cache termasuk wp fastest cache.
Dan hasilnya WP Fastest cache sedikit tertinggal dari cache lainya.
Menurut hasil benchmark Philip plugin cache tercepat adalah WP rocket dan kemudian disusul oleh WP Super cache, serta pada posisi terakhir ditempati oleh WP-Cache
Anda bisa pelajari detail hasil benchmarknya pada tautan ini http://wpdevshed.com/best-wordpress-cache-plugin/
Tapi sementara, anda bisa mengabaikan dulu klaim hasil benchmark diatas dan mencobanya sendiri.
Karena berdasarkan pengalaman dan percobaan yang kami lakukan pada beberapa website. Mendapati WP Fastest Cache sudah sangat cepat, bahkan lebih cepat dibandingkan W3Total Cache dan WP Super Cache.
Jadi untuk anda yang ingin menggunakan plugin cache dengan fitur mendekati W3Total Cache, sebagai alternatif anda bisa gunakan WP Fastest Cache.
Anda cukup masuk pada menu WP Fastest Cache dan setting seperti ilustrasi gambar dibawah ini

Untuk preload anda bisa centang semuanya seperti ini

dan untuk yang lainya bisa anda biarkan sesuai dengan defaultnya.
Terdapat menu clear cache yang berada di bagian atas posisi admin bar.
Anda cukup klik Clear Cache seperti pada ilustrasi gambar berikut ini

isi polling dulu ya nanti kita coba reviewkan plugin cache tersebut.
Ayo kita diskusikan dengan mengisi kolom komentar dibawah ini.
[tweetthis]Daftar Plugin Cache WordPress Terbaik Sepanjang Masa.[/tweetthis]Pembahasan kali ini kami akan membahas software billing web hosting baik itu gratis maupun berbayar serta software billing hosting terbaik dan paling populer. Read more
Apakah saat ini anda menggunakan CPanel? aha… asal tahu saja software control panel hosting yang anda gunakan saat ini bukanlah satu-satunya. Masih banyak lagi control panel hosting diluar sana selain cpanel berbayar mupun control panel hosting gratis yang tidak kalah populernya di Indonesia maupun di negara lainya. Read more
Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan seputar berbagai jenis layanan web hosting, mulai dari shared hosting, reseller hosting, vps, dedicated server, colocation hingga pada batasan sumberdaya.
Termasuk pada bahasa pemasaran hosting yang mungkin anda sudah sering mendengar bahasa tersebut seperti unlimited hosting, cloud hosting, unlimited bandwidth dan lainya. Read more
Jika anda harus memilih layanan untuk hosting website anda yang sudah puluhan mungkin unlimited jumlahnya maka anda akan memilih Reseller Hosting atau VPS?
Bagi yang belum mengetahui apa itu reseller hosting dan apa itu vps berikut ini akan kami jelaskan detailnya serta beberapa hal perbedaan antara reseller hosting dan vps. Read more
Jasa registrasi domain anything.id murah dan termurah hanya 230.000 persyaratan mudah hanya menggunakan KTP yang masih berlaku. Read more
Jual jasa Registrasi domain CO.ID untuk perusahaan anda, yaitu hanya dengan biaya Rp. 105.000/tahun termasuk biaya renewal dan transfer juga sama yaitu 105.000,- per tahun berikutnya. Read more

Apakah kelebihan dan kekurangan jika anda menggunakan hosting server Indonesia dan USA? Jika anda telah membaca sebagian artikel yang terdapat di Internet maka kebanyakan akan memberikan jawaban. Read more
This site uses cookies. By continuing to browse the site, you are agreeing to our use of cookies.
Accept settingsHide notification onlySettingsWe may request cookies to be set on your device. We use cookies to let us know when you visit our websites, how you interact with us, to enrich your user experience, and to customize your relationship with our website.
Click on the different category headings to find out more. You can also change some of your preferences. Note that blocking some types of cookies may impact your experience on our websites and the services we are able to offer.
These cookies are strictly necessary to provide you with services available through our website and to use some of its features.
Because these cookies are strictly necessary to deliver the website, refusing them will have impact how our site functions. You always can block or delete cookies by changing your browser settings and force blocking all cookies on this website. But this will always prompt you to accept/refuse cookies when revisiting our site.
We fully respect if you want to refuse cookies but to avoid asking you again and again kindly allow us to store a cookie for that. You are free to opt out any time or opt in for other cookies to get a better experience. If you refuse cookies we will remove all set cookies in our domain.
We provide you with a list of stored cookies on your computer in our domain so you can check what we stored. Due to security reasons we are not able to show or modify cookies from other domains. You can check these in your browser security settings.
We also use different external services like Google Webfonts, Google Maps, and external Video providers. Since these providers may collect personal data like your IP address we allow you to block them here. Please be aware that this might heavily reduce the functionality and appearance of our site. Changes will take effect once you reload the page.
Google Webfont Settings:
Google Map Settings:
Google reCaptcha Settings:
Vimeo and Youtube video embeds:
